Mengakuidan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Contoh Penerapan : Tidak boleh memperlakukan manusia secara sewenang-wenang atau kurang adab bermartabat karena semua manusia mempunya hak asasi (HAM) yang sama. 2. Mengakuidan memperlakukan manusia dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk from PANCASILA 123 at Andalas University SilaKemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya. terjawab5. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa adalah nilai yang terkandung dalam Pancasila, sila a. Ketuhanan Yang Maha Esa c. persatuan Indonesia b. kemanusiaan yang adil dan beradab d. keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia La dimiliki oleh seorang pemimpin adalah Mengakuidan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. butir pancasila sila ke A. 2. B. 3 Sikapyang sesuai nilai-nilai yang terkandung dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa. 1. Percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. 2. Hormat NilaiKemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai sesama mahluk ciptaan Tuhan. Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban antar sesama manusia. Mencintai sesama manusia tanpa memandang perbedaan ras, agama, suku, dan status sosial. Memiliki sikap tenggang rasa kepada sesama manusia. Mengakuidan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Pada pengamalannya adalah kita sebagai manusia yang memeluk agama yang diakui di Indonesia harus memanusiakan manusia. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku 1 Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa. 2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, serta kewajiban setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan warna kulit. 3. Mengakuidan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit, dan sebagainya. 1H8RBH. Pancasila berfungsi sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara dinyatakan secara jelas dalam Pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 UUD 1945.Maksudnya Pancasila sebagai dasar negara adalah Pancasila untuk mengatur ketatanegaraan negara. Ketatanegaraan tersebut meliputi bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dipergunakan sebagai petunjuk dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Baik dari segi sikap maupun perilaku masyarakat Indonesia harus selalu dijiwai oleh nilai-nilai luhur melaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara telah disarikan dalam butir-butir pengamalan Pancasila. Dikutip dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, berikut ini isi butir pengamalan Pancasila Baca juga Makna Bersikap Sesuai Nilai Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa Butir-butir pengamalan Pancasila sila pertama yaitu Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketakwaan terhdap Tuhan Yang Maha Esa. Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain. Kemanusiaan yang adil dan beradab Butir-butir pengamalan Pancasila sila kedua yaitu Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. Berani membela kebenaran dan keadilan. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain. Baca juga Berbudi Pekerti Luhur Sesuai Pancasila Nama Cindy laura maharani Nim 21008 Kelas 1A Matkul Pancasila TUGAS TENTANG SILA KE 2 BUTIR KE 1 Sila ke2 berbunyi “Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab” dan di dalam sila ke2 terdapat 10 butir. Menurut Badan Pembinaan Ideologi Pancasila BPIP, sila tersebut merupakan perwujudan nilai kemanusiaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Manusia merupakan makhluk yang berbudaya, bermoral, dan beragam. Butir pertama dalam sila ke 2 yaitu “Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa”. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, manusia harus saling menghargai sesama tanpa memandang perbedaan , mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban setiap manusia dengan tanpa membedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya adalah sikap yang harus dimiliki. Disamping itu harus selalu mengembangkan sikap saling mencitai sesama manusia, sikap saling tenggang rasa dan tepa selira, sikap tidak semena-mena dan mau menang sendiri terhadap orang lain, dengan tetap selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian, melakukan kegiatan kemanusian, berani membela kebenaran dan keadilan. Hal itu merupakan contoh dari butir pertama yaitu “Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa”. Dari kata harkat dan martabat kita tidak boleh membeda bedakan, karena Indonesia pun memiliki semboyan ” Bhinneka Tunggal Ika” yang memiliki arti Berbeda beda tetapi tetap satu. Yang artinya walaupun berbeda suku, bahasa, Warna kulit tapi rakyat indonesia memiliki satu tujuan yaitu kesatuan dan persatuan. Jadi kita tidak boleh memperlakukan sesama manusia dengan semena mena, harus saling menghargai sesuai dengan harkat dan martabantnya, dan sebagai warga Indonesia harus mengamalkan niali nilai Pancasila. Contohnya kita harus mengamalkan nilai Pancasila sila ke 2 dan butir butir yang terdapat di sila tersebut. kita bisa menerapkan nilai nilai di sila ke2 butir pertama dalam kehidupan sehari hari Contoh Pengamalan dikehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga yaitu, kita harus sopan dan santun terhadap orang tua, Tidak bersikap sewenang-wenang terhadap adik sendiri, Melaksanakan kewajiban sebagai anggota keluarga,Menolong anggota keluarga yang mengalami kesusahan atau kesulitan, Menerima hak sebagai anggota keluarga,Gemar melakukan kegiatan untuk kepentingan bersamaMau membantu orang tua dan mematuhi perintahnya, Tidak bertengkar dengan orang tua atau saudara serta memiliki sikap tenggang rasa. Maka, misalnya, di lingkungan sekolah tidak boleh lagi ada kasus perundungan terhadap siswa lain yang memiliki perbedaan, tidak menghina/membully fisik, Saling menghormati guru dan teman, juga saling tolong menolong jika yang lain mengalami kesulitan. Membela orang-orang yang ditindas. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. Mau berteman dengan semua orang tanpa membeda-bedakan suku, ras dan agamanya. Di lingkungan masyarakat contohnya adalah Membantu tetangga yang membutuhkan pertolongan. Menjaga kesopanan dengan bertegur sapa. Menghormati hak-hak dan kewajiban yang dimiliki masing-masing orang sehingga tidak terjadi pelanggaran HAM, Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, Tidak membeda-bedakan suku, ras, bangsa, dan sikap pedulli, Membela orang-orang yang ditindas. Clarymond Simbolon2 tahun yang lalu CPNS Materi Pancasila Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa merupakan pengamalan sila ke ... Pancasila. Pertama Kedua Ketiga Keempat Kelima Jawaban B Cukup jelas. Sesuai dengan Ketetapan MPR no XVIII/MPR/1998. Menurut Kamu jawabannya yang mana sih A00% B2100% C00% D00% E00% Pendapat Teman Belum ada komentar